Minggu, 14 Agustus 2016


Hatiku tetap bertahan padamu.

Malam-malam suntuk..

Aku kembali terhanyut.
Kembali kalut
Dalam kenangan yang berkabut
Tuan, aku hampir saja bisa beranjak darimu
Tapi seperti sebelumnya, aku terpapah kembali padamu
Kau membakar habis hatiku sampai hanya bersisaabu
Hanya abu tuan, yang kemudian diterbangkan angin lalu.
Lalu?
Apakah kau peduli?
Kuperingatkan diriku kembali
Jangan bermimpi
Ah, mimpi
Mimpi-mimpi tentangmu yang tak tau diri
Kamu yang membawa hatiku pergi
haruskah aku menanti lagi?
Tuan, ini tak pernah mudah
dan tak akan.

anp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar